Ekstrem Perubahan Iklim

Anomali Suhu Udara Rata-Rata Bulan Desember 2022

Berdasarkan data dari 86 stasiun pengamatan BMKG, normal suhu udara bulan Desember periode 1991-2020 di Indonesia adalah sebesar 26.80 oC (dalam range normal 21.12 oC - 28.98 oC) dan suhu udara rata-rata bulan Desember 2022 adalah sebesar 26.82 oC. Berdasarkan nilai-nilai tersebut, anomali suhu udara rata-rata pada bulan Desember 2022 menunjukkan anomali Positif dengan nilai sebesar 0.02 oC. Anomali suhu udara Indonesia pada bulan Desember 2022 ini merupakan nilai anomali tertinggi ke-17 sepanjang periode data pengamatan sejak tahun 1981.

Anomali suhu udara rata-rata per-stasiun pada bulan Desember 2022 yang diperoleh dari 86 stasiun pengamatan BMKG di Indonesia umumnya menunjukkan nilai anomali negatif (lebih rendah dari rata-rata klimatologisnya) dan nilai anomali positif (lebih tinggi dari rata-rata klimatologisnya) yang relatif cukup seimbang menyebar diseluruh Indonesia. Anomali maksimum tercatat di Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi - Manado (sebesar 0.6 oC), sedangkan anomali minimum tercatat di Stasiun Stasiun Meteorologi Karel Sadsuitubun - Maluku Tenggara (sebesar -1.0 oC).

Perbedaan (selisih) suhu udara rata-rata bulan Desember 2022 dengan bulan November 2022 yang diperoleh dari 86 stasiun pengamatan BMKG di Indonesia umumnya menunjukkan penurunan suhu (nilai negatif) hampir diseluruh Indonesia. Peningkatan suhu terbesar tercatat di Stasiun Meteorologi Banyuwangi - Jawa Timur (sebesar 0.6 oC), sedangkan penurunan suhu terbesar tercatat di Stasiun Meteorologi Kualanamu - Sumatera Utara (sebesar - 1.1 °C).

 

Anomali Suhu Udara Rata-rata Tahunan

Anomali suhu udara tahunan adalah perbandingan suhu udara pada tahun tertentu, relatif terhadap rata-rata periode normal (dalam hal ini adalah rentang waktu tahun 1991-2020). Berdasarkan data dari 91 stasiun pengamatan BMKG, normal suhu udara periode 1991-2020 di Indonesia adalah sebesar 26.8 oC dan suhu udara rata-rata tahun 2022 adalah sebesar 27.0 oC.

Untuk wilayah Indonesia secara keseluruhan, tahun 2016 merupakan tahun terpanas dengan nilai anomali sebesar 0.6 °C sepanjang periode pengamatan 1981 hingga 2022. Tahun 2022 sendiri menempati urutan ke-13 tahun terpanas dengan nilai anomali sebesar 0.2 °C, sementara tahun 2020 dan 2019 berada di peringkat kedua dan ketiga dengan nilai anomali sebesar 0.5 °C dan 0.4 °C. Sebagai perbandingan, informasi suhu rata-rata global yang dirilis World Meteorological Organization (WMO) di laporan terakhirnya pada awal Desember 2020 juga menempatkan tahun 2016 sebagai tahun terpanas (peringkat pertama).

Anomali suhu udara rata-rata per-stasiun pada tahun 2022 yang diperoleh dari 91 stasiun pengamatan BMKG di Indonesia hampir seluruhnya menunjukkan nilai anomali positif, dengan hanya sebagian kecil yang memiliki nilai anomali negatif. Anomali maksimum tercatat di Stasiun Meteorologi Sentani - Jayapura (sebesar 0.8 oC), sedangkan anomali minimum tercatat di Stasiun Meteorologi Karel Sadsuitubun - Maluku Tenggara (sebesar -0.7 oC).

Perbedaan (selisih) suhu udara rata-rata tahun 2022 dengan tahun 2021 yang diperoleh dari 89 stasiun pengamatan BMKG menunjukkan nilai perbedaan negatif yang dominan hampir diseluruh wilayah Indonesia, sehingga dapat diartikan bahwa suhu udara rata-rata tahun 2022 cenderung lebih dingin dibandingkan tahun 2021. Perbedaan positif terbesar tercatat di Stasiun Meteorologi Syukuran Aminudin Amir - Sulawesi Tengah (sebesar 0.7 oC), sedangkan perbedaan negatif terbesar tercatat di Stasiun Meteorologi Perak I - Surabaya (sebesar -0.5 °C).

 

 

Gempabumi Terkini

  • 01 Februari 2023, 08:10:16 WIB
  • 2.7
  • 10 km
  • 6.77 LS - 107.13 BT
  • Pusat gempa berada di darat 5 km BaratLaut Kab. Cianjur
  • Dirasakan (Skala MMI): II Cipanas
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 5 km BaratLaut Kab. Cianjur
  • Dirasakan (Skala MMI): II Cipanas
  • Selengkapnya →

Siaran Pers