Siswa Madrasah Aliyah Kafila Belajar Cuaca dan Gempa di BMKG

  • Judith Marris
  • 21 Feb 2024
Siswa Madrasah Aliyah Kafila Belajar Cuaca dan Gempa di BMKG

Jakarta, Rabu (21/02) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerima kunjungan dari Madrasah Aliyah Kafila sebanyak 11 siswa dan 1 guru. Para siswa disambut oleh Ketua Tim Publikasi dan Dokumentasi, Akhmad Taufan Maulana di Depan Gedung A BMKG dilanjutkan dengan foto bersama.

Kegiatan diawali dengan mengunjungi Museum Geofisika. Para siswa dikenalkan dengan alat-alat untuk mendeteksi gempa seperti tahun digunakan, fungsi, dan cara penggunaan. Kemudian siswa menuju Taman Alat yang berisi alat-alat meteorologi dan diberi pemahaman fungsi alat-alat tersebut untuk memonitor dan memprakirakan cuaca harian.

Lalu siswa diajak ke Simulator Gempa Bumi. Disini siswa dikenalkan dengan Simulator Gempa Bumi untuk merasakan sensasi gempa bumi yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dan diberikan kesempatan untuk mencoba Simulator Gempa Bumi. Setelah kunjungan ke lapangan, siswa berkumpul di Ruang Media Center dengan menghadirkan dua narasumber yang menjelaskan tentang cuaca dan gempa bumi serta tsunami.

Narasumber pertama dari Petugas Prakirawan Cuaca, Dimas Faisal Wisnugraha, menjelaskan mengenai informasi cuaca. Ia menjelaskan kepada para siswa bahwa informasi cuaca memiliki manfaat yang sangat banyak. Baik informasi cuaca publik maupun informasi cuaca khusus, yaitu transportasi, multisektor, dan kegiatan tertentu. "Prakiraan cuaca dapat digunakan untuk acuan dalam melakukan kegiatan sehari-hari sebelum beraktivitas dan informasi tersebut dapat diakses melalui gadget," lanjut Dimas.

Dilanjutkan dengan penjelasan narasumber kedua dari Petugas Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami, Afra Kansa Maimuna. Ia menjelaskan bahwa Indonesia dikelilingi empat lempeng tektonik sehingga berpotensi terjadinya gempa.

"Terdapat faktor yang membuat seseorang selamat dari gempa, salah satunya yaitu menyelamatkan diri sendiri," imbuhnya. "Sehingga pentingnya melakukan edukasi mengenai penyelamatan diri saat terjadi gempa. Terdapat 3 tips yaitu drop, cover, hold on. Drop artinya merunduk, cover artinya lindungi kepala, dan hold on artinya bertahan," tambahnya. Para siswa menyimak dengan seksama dan antusias untuk melakukan tanya jawab.

Gempabumi Terkini

  • 21 Februari 2024, 13:12:47 WIB
  • 3.2
  • 10 km
  • 8.35 LS - 116.46 BT
  • Pusat gempa berada di darat 33 Km Timur Laut Lombok Utara
  • Dirasakan (Skala MMI): II Lombok Utara
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 33 Km Timur Laut Lombok Utara
  • Dirasakan (Skala MMI): II Lombok Utara
  • Selengkapnya →

Siaran Pers