Jelang Arus Mudik Lebaran 2017, BMKG Menambahkan Fitur Aplikasi InfoBMKG

  • Rozar Putratama
  • 09 Jun 2017
Jelang Arus Mudik Lebaran 2017, BMKG Menambahkan Fitur Aplikasi InfoBMKG

Jakarta - Kamis (8/6) Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Komisi V DPR RI mengundang para mitra kerjanya (Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPera, Kakorlantas, BMKG dan BNPP) dengan agenda pembahasan persiapan penyediaan sarana dan prasarana transportasi dalam rangka penanganan arus mudik lebaran tahun 2017.

Rapat yang dimulai pukul 11.00 diawali dengan kata pembuka Ketua Rapat Ir. Fary Djemy Francis, M.MA. Dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa ``rapat ini diselenggarakan untuk membahas permasalah rutin tahunan seperti masalah kemacetan yang selalu dihadapi akibat infrastruktur yang belum memadai, pasar tumpah dan bencana alam, kemudian permasalahan paradigma safety first karena tidak memperhatikan segi penggunaan suku cadang kendaraan yang digunakan, baik itu moda darat,laut dan udara, terjadinya penumpukan penumpang baik di terminal, pelabuhan dan bandara, serta permasalahn lainnya yang selalu berulang setiap terjadinya arus mudik lebaran``.

Di akhir sambutan pembukanya, Fary mengatakan ``diharapkan adanya terobosan - terobosan baru untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi, serta Komisi V berharap agar pada mudik tahun 2017 ini mengedepankan ``Zero Accident`` terhadap semua sarana transportasi yang digunakan mudik lebaran``.

Usai sambutan dari Fary, para pimpinan dari masing - masing mitra kerja Komisi V DPR - RI menyampaikan presentasinya. Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng menjelaskan secara singkat dan gamblang, ``dalam waktu dekat ini BMKG akan melakukan upgrade aplikasi InfoBMKG yang berbasis Android dan IOS, terutama untuk fitur informasi cuaca bandara, Cuaca Maritim dan informasi cuaca jalur mudik``.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, ``selain itu pada tingkat nasional BMKG juga ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran Terpadu bersama dengan Kementerian Perhubungan serta K/L lainnya yang akan mulai diselenggarakan pada 15 Juni - 07 Juli 2017 di ruang Nanggala, sedangkan untuk tingkat Pusat Posko akan diselenggarakan di kantor Pusat BMKG Gedung C lantai IV, dan untuk tingkat Provinsi akan dislenggarakan di setiap UPT BMKG yang tersebar di 34 Provinsi``, Ujar Dr. Andi Eka

Rapat yang berlangsung selama kurang lebih 6 jam ini menghasilkan kesimpulan, diantaranya ;

  • Komisi V meminta kepada para mitra kerjanya untuk mempersiapkan angkutan lebaran secara lebih komprehensif, mendetail dan terukur, termasuk melakukan koordinasi terintegrasi untuk seluruh moda pada angkutan lebaran tahun 2017, agar permasalahan di tahun sebelumnya tidak terulang
  • Komisi V meminta operator pengelola jasa transportasi nasional untuk meningkatkan keselamatan, keamanan dan kualitas pelayananannya kepada masyarakat. Untuk itu Komisi V meminta Kementerian Perhubungan dan POLRI untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum yang konsisten terhadap seluruh moda transportasi sesuai dengan kewenangannya
  • Komisi V memintas BMKG dan BNPP untuk mengantisipasi kondisi cuaca buruk dan bencana alam , serta meningkatkan response time terhadap upaya pertolongan apabila terjadi keadaan darurat, baik karena kecelakaan maupun kemacetan
  • Komisi V sepakat dengan para mitra kerjanya untuk melakukan peninjauan persiapan saranan dan prasarana transportasi angkutan lebaran tahun 2017
  • Komisi V sepakat untuk mengagendakan rapat evaluasi terkait arus mudik dan angkutan arus balik lebaran dengan segera setelah operasi angkutan lebaran terpadu tahun 2017/1438H.
 

 

  • 26 Jul 2017, 06:57:49 WIB
  • 5.0 SR
  • 10 Km
  • 5.72 LS - 101.31 BT
  • 23 Jul 2017, 19:28:58 WIB
  • 4.2 SR
  • 5 Km
  • 6.82 LS 112.48 BT
  • Pusat gempa berada di Laut 35 km Timur Laut Kab.Lamongan
  • Dirasakan (Skala MMI) : II-III Lamongan, II-III Tuban, II-III Gresik,
  • Selengkapnya →

Siaran Pers & Info Aktual